Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner

Pengembangan Pendidikan Agama Islam

--- BUKU MURAH (ASLI bukan FOTOCOPY-AN/BUKAN BUKU BAJAKAN): " Buku MURAH BERKUALITAS hanya Rp.47.000,- (belum ongkos kirim) berjudul PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: REINTERPRETASI BERBASIS INTERDISIPLINER (Yogyakarta: LKiS, 2015). Sebagai info harga buku ini di pasaran berkisar 70-90 ribu). Info lebih lanjut hubungi: 08563-350-350 (11 digit)”---

Saturday, May 19, 2012

SKRIPSI: Pendekatan dan jenis penelitian


BAB III
METODE PENELELITIAN
Oleh: 
A. Rifqi Amin
A.    Pendekatan dan Jenis Penelitian
Dengan deskripsi konteks penelitian di atas untuk mendapatkan data objektif dan komperhensif, maka peneliti menggunakan pendekaatan kualitatif. Pendekatan penelitian kualitatif merupakan pendekatan yang digunakan oleh kaum fenomenologis, yang mana untuk menangkap makna-makna dari tingkah laku manusia kaum fenomenologi berusaha memandang sesuatu dari sudut pandang orang yang ‘bertingkah laku’ itu sendiri (yang ingin memahami perilaku manusia dari kerangka berpikir perilaku itu sendiri). Kaum fenomenologis mencari pemahaman (understanding) lewat metode kualitatif seperti pengamatan peserta (participant observation), pewawancara terbuka (open-ended interviewing), dan dokumen pribadi. Metode-metode ini mengahsilkan data deskriptif yang memungkinkan mereka melihat dunia ini seperti yang dilihat oleh subyek.[1]   Pendekatan ini peneliti gunakan karena peneliti ingin lebih menyentuh ke aspek sosialnya (fakta sosial) yang sangat luwes, lebih manusiawi dan hasil dari penelitian ini tidak dapat diprediksikan secara statistik dan matematis yang terlualu kaku. Pendekatan kulaitatif diarahkan pada latar dan individu secara holistik (utuh). Hal ini diperkuat oleh Bogdan dan Taylor yang dikutip oleh Lexy J. Moleong  menyatakan bahwa pendekatan kualitatif adalah ”suatu proses penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati”.[2]
Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus, yakni penyelidikan yang mendalam terhadap suatu individu, kelompok atau institusi (atau penelitian yang secara empiris menginvestigasi fenomena dalam kehidupan nyata).[3] Studi kasus ini mencoba mengkaji secara terperinci sekaligus mendalam dari suatu aktivitas proses pembelajaran yang memanfaatkan media pembelajaran di ............................ Kabupaten Kediri.


[1] Robert Bogdan & Steven J. Taylor. ”Kualitatif (Dasar-Dasar Penelitian)”, dalam Kualitatif, ed. A. Khozin Afandi. (Surabaya: Usaha Nasional, 1993), Vol. 1, 45; Idem, ”Pengantar Metode Penelitian Kualitatif: Suatu Pendekatan Fenomenologis Terhadap Imu-ilmu Sosial”, dalam Introduction to qualitative research methods: A Phenomenological Approach to the Social Sciences,. ed Arief Furchan. (Surabaya: Usaha Nasional, 1992), 18-19.
[2] Lexy J. Moleong, Metodologi  Penelitian Kualitatif (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005), 4.
[3] Imron Arifin, Penelitian Kualitatif dalam Ilmu-ilmu Sosial dan Keagamaan (Malang: Kalimasada Press, 1996), 53

1 comment: