Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner

Pengembangan Pendidikan Agama Islam

--- BUKU MURAH (ASLI bukan FOTOCOPY-AN/BUKAN BUKU BAJAKAN): " Buku MURAH BERKUALITAS hanya Rp.47.000,- (belum ongkos kirim) berjudul PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: REINTERPRETASI BERBASIS INTERDISIPLINER (Yogyakarta: LKiS, 2015). Sebagai info harga buku ini di pasaran berkisar 70-90 ribu). Info lebih lanjut hubungi: 08563-350-350 (11 digit)”---

Thursday, November 8, 2012

Yang Kecil Yang Berarti

oleh Dwi Harizma An-niesa pada 19 Oktober 2012 pukul 0:45 ·

“Barangsiapa mengerjakan kebaikan meski seberat atom, pasti ia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan meski seberat atom, pasti ia kan melihat (balasan)nya pula. QS.Al- Zalzalah (99): 7-8.

Jika kita mempunyai keinginan, maka peliharalah keinginan  itu.. Dan selalu ingatkan diri kita tentang hal tersebut.Tindakan  ini merupakan sebuah affirmasi yang akan menguatkan kita untuk meraihnya. Dan, lakukan apa yang bisa kita upayakan entah itu besar maupun kecil.

Sekecil apapun perbuatan kita, pasti hal tersebut akan meninggalkan tanda. Jangan berputus asa jika yang mampu  kita lakukan hanyalah hal kecil. Karena meskipun demikian kecilnya, pasti akan memberi perubahan. Sebagaimana sebuah titik yang jika diulangi dan terus diulangi akan menciptakan sebuah alur sehingga mengantar kita pada pencapaian yang kita inginkan.

Barangkali kita termasuk sekelompok orang yang menginginkan melakukan beberapa aktivitas, namun tidak bisa melakukannya karena sibuk bekerja. Kita ingin berolahraga, membaca, memahami ayat-ayat Al-Quran,atau bahkan berdoa secara khusus,, tapi tidak mempunyai banyak waktu. Padahal, tanpa aktivitas-aktivitas tersebut, kehidupan kita tidak bisa berjalan seimbang.

Sesibuk apapun kita, akan selalu ada hal-hal kecil yang bisa kita lakukan untuk melunasi keinginan-keinginan tersebut. Sebagai ganti berolahraga, kita bisa memilih jalan naik tangga daripada melalui lift di dalam kantor.  Ataukah, jika kita tidak cukup waktu luang untuk membaca, maka bacalah sebuah buku meskipun hanya satu lembar setiap harinya. Dan, dalam waktu satu tahun setidaknya buku yang kita sukai berhasil kita khatamkan. Barangkali, kita tidak punya banyak waktu untuk berdoa, maka kita bisa menggantinya dengan merenungkan apa yang  kita alami dan apa saja nikmat yang kita dapatkan saat berada dalam perjalanan di kereta misalnya, sehingga timbul rasa syukur . Mengingat anugerah Tuhan meskipun tanpa mengkhususkan waktu untuk aktivitas tersebut, insyaAlloh tetap akan bernilai ibadah. Atau, bisa jadi kita ingin menguasai isi Al-Quran, tapi masih terasa sulit. Maka cukuplah baca dan pahami satu ayat beserta terjemah atau tafsirnya dan pikirkanlah berulang-ulang dalam setiap aktivitas anda. Hal tersebut akan membantu kitaa dalam memahaminya.

Atau sebaliknya, kita termasuk orang yang memiliki banyak waktu senggang namun bingung harus melakukan apa. Maka, daripada waktu kita terbuang sia-sia, ada baiknya kita menyusun daftar hal-hal kecil yang positif untuk dilakukan,  seperti mengunjungi panti sosial, mengikuti kelas perkuliahan atau yang lain. Dari kegiatan –kegiatan kecil itu, kita akan tahu  tentang hal yang sebenarnya kita minati, sehingga  kita bisa melakukannya secara berulang-ulang untuk menemukan  impian yang kita dambakan.

 Begitu banyak hal-hal kecil yang baik, yang  kita lakukan menjadi terakumulasi dan akan memberikan perubahan positif pada kehidupan kita.  Kita tidak perlu menunggu melakukan hal-hal yang besar, yang kecil yang berartipun  akan mengantarkan kita pada kesuksesan ketika dilakukan secara berulang-ulang. Right??? :D

compossed from The Quran n The life of exellence



sumber: http://www.facebook.com/notes/dwi-harizma-an-niesa/yang-kecil-yang-berarti/10152206742350154

No comments:

Post a Comment