--- SELALU ADA YANG BARU DI BLOG BANJIR EMBUN: "KAMI TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN MATERI DARI AKTIVITAS ANDA DI BLOG INI. BLOG BANJIR EMBUN ADALAH BLOG SOSIAL, BUKAN BLOG BERORIENTASI KEUNTUNGAN MATERI (LABA). Terima kasih atas kunjungan Anda”---

Selasa, 19 Maret 2013

Judul Puisi: Lemah Lelaki Terhina


LEMAH:  LELAKI TERHINA

Oleh: Banjir Embun

Ingin itu ingin begitu
Ingin ini serta yang begitu
Banyak ingin yang berhasrat
Semua hanya dalam angan
                Aku lelaki terhina
                Yang lemah tak berdaya
                Ditekan dan termakan
                Terluntur dan terbungkam
                Kenyataan yang lebih menang
Aku terbisu tak muncul
Aku ingin ini, ingin itu, ingin kamu
Namun semua adalah angan hampa
Kamu menistaiku dengan aksimu
                Aku lunglai
                Layu terbengkalai roda aksinya
                Aku nista karena mulutnya
                Aku hina, aku nista, aku pecundang
Namun tunggulah waktu
Ketika kebenaran menjadi otoritas
Ketika semuanya tak bernilai
Hanya amal baik yang mendapat nilai
Biarlah aku begini
Menjadi pecundang sejati
Yang mengarungi kenistaan
Aku ingin memamen diwaktu yang tepat
Saat aku benar-benar membutuhkan Ramat-Nya

0 komentar:

Poskan Komentar