Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner

Rabu, 13 Maret 2013

puisi: seribu puisi

seribu puisi

kegundahan ini tak terpuaskan
hati tertelan badai kenikmatan
sungguh kenyataan surgawi
bahkan tak terbanding seribu puisi

aku kalah, entah kalah sampai kapan
aku gundah, entah kunikmati sampai kapan
kenyataan yang menjadi surga
dan akan kuperkosa untuk kebahagiaan


ini adalah cerita gilaku
sejak aku kehilangan idealisku
aku termalaskan oleh kenikmatan
dimanjakan kenyataan yang menipun

dihanyutkan surgawi palsu
diterjang kemapanan semu
ditidurkan oleh kepalsuan
dimatikan pada hati dan logikaku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar