Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner

Sabtu, 06 April 2013

Puisi untuk wanita

Ulfiatiku Teduhku

oleh: A. Rifqi AMin


Merindingku ketika menatapmu
Hati hilang ketenangan
Inginku lama memeriksamu
Melampaui harapan senjang

Senyummu itu manismu
kulitmu itu putihmu
Langsingmu itu tubuhmu
Semua adalah kesempurnaan


Hati gila rasaku
Nan bergejolak di dekatmu
Kenangan kamu dan aku
Hal membingungkan bagiku
Hingga kaupun menilapku

Terminologi kasihku tak terbatas
Itupun tak cukup bagimu
Perasaanku yang menguat
Itupun tak mempan

Apa caraku membingungkanmu?
Kuharap kau akan tahu
Ini ketulusan jiwa
Menemani dan melempari
Menggerakkan dan menjauhi

Kesitiaanku memang begitu
Agar kamu tak tersakiti
Lebih sakit dari yang ini.................................

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar