Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner

Pengembangan Pendidikan Agama Islam

--- SELALU ADA YANG BARU DI BLOG BANJIR EMBUN: "Kami Mengucapkan Terima Kasih Atas Kunjungan Anda. Bila butuh bantuan atau ada pertanyaan silakan hubungi ke nomor 08563350350 atau kirim email ke: banjirembun@yahoo.co.id subjek: BanjirEmbun Menjawab”---

Senin, 22 April 2013

Saatnya Komunis (PKI) di Indonesia Bangkit (lagi)!!!!!

Terima kasih, blog Banjir Embun telah dipercaya untuk digunakan sebagai referensi karya tulis oleh beberapa akademisi dan calon ilmuwan muda. Berikut puluhan BUKTI blog Banjir Embun mendapat kepercayaan masyarakat ilmiah (ilmuwan):

<<  Puluhan bukti blog Banjir Embun mendapat kepercayaan masyarakat luas  >>



Buku A. Rifqi Amin (pendiri Banjir Embun) berjudul: 



Saatnya Komunis (PKI) di Indonesia Bangkit (lagi)!!!!!


WASPADAI KEBANGKITAN KOMUNIS GAYA BARU!
Dari Seminar PCNU Surabaya

Surabaya, Memo.
Ulama Besar KH. Hasyim Muzadi mengingatkan kepada umat Islam agar mewaspadai kebangkitan dan gerakan komunisme gaya baru di Indonesia. Sinyalemen kebangkitan PKI ini sudah sangat jelas dan terlihat salah satunya membonceng Hak Asasi Manusia (HAM).
Hal tersebut disampaikan KH. Hasyim Muzadi dalam seminar Nasional “Kewaspadaan Terhadap Gejala Bangkitnya Komunisme dalam Era Reformasi” yang digelar oleh PCNU Surabaya. Minggu (14/4) siang. Seminar tersebut juga menghadirkan Ketua PB NU Slamet Efendi Yusuf, Brigjen Pol. Anton Tabah, dan Mayjen (pur) Kivlan Zen.
Menurut Hasyim Muzadi, sekarang ini gerakan itu masuk melalui ide, tidak seperti G-30 SPKI dulu, dan jika dulu menggunakan revolusi sekarang ini komunis menumpang HAM, apalagi di Indonesia HAM ini tidak jelas jenis kelaminnya.
Dia mengatakan, peluang bangkitnya komunisme di Indonesia sangat besar, dan hal ini mengancam keutuhan bangsa. Pasalnya, hingga saat ini belum ada undang-undang yang bisa menjerat penganut ideologi atheis ini.” di negara kita ini, seorang yang menganut ideologi komunis tidak bisa dijerat dengan hukum dan tidak bisa diadili. Karena memang tidak ada undang-undang yang mengatur masalah itu.” Ungkapnya.
Ditambahkan, komunisme yang anti Tuhan dan kini membuat gerakan di Indonesia harus dilawan. Komunis gaya baru ini tidak seperti tahun 1965, kali ini gerakannya atau aromannya bisa dirasakan, tapi tak bisa dibuktikan. “mereka itu melakukan penyusupan di man-mana, termasuk ke ormas dan agama. Ya, kita baru kaget setelah mereka menuntu negara memberi ganti rugi, TNI diadili secara internasional. Yang mengherankan tak ada reaksi dari ormas-ormas besar. Dan, orang NU itu lemahnya kurang waspada,” ungkapnya.
Sementara ketua PB NU Slamet Efendi Yusuf, menuturkan kelompok komunis sudah tiga kali mencoba merebut kekuasaan pada tahun 1948 dan 1965. Selepas reformasi mereka berusaha bangkit dengan berbagai cara, dan kini cari pembenaran-pembenaran. Salah satunya, menyatakan jika G-30 S PKI adalah rekayasa orde baru (Orba). “Komunisme selalu menghindar dari dosa-dosa dengan menyalahkan orang lain,” ungkapnya. (be)

SUMBER: Dikutip tanpa mengadakan perubahan dari Surat Kabar (koran) Memo yang diterbitkan di hari Senin, 15 April 2013 pada halaman 10.


Komentar saya dari tulisan di atas adalah sebagai berikut:
“PKI atau Parta Komunis Indonesia secara yuridis organisasi memang sudah tidak ada, namun nilai-nilai juang serta semangat menyebarkan faham dan pengaruh PKI atau komunisme sudah menggejala di indonesia. Bahkan disinyalir faham PKI ini sudah menyusup ke berbagai LSM, organisasi pemerintah, ormas Islam, perguruan Tinggi Islam, organisasi Mahasiswa,  Media massa, dan bahkan ke desa-desa. Penyebaran pengaruh PKI ke semua elemen masyarakat tersebut dilakukan tidak secara terang-terangan seperti zaman dulu. Namun dilakukan dengan cara merubah cara pandang masyarakat tentang PKI. Menghilangkan kesan kotor pada PKI dan memutarbalikkan fakta secara berlebihan sehingga seakan-akan PKI adalah pihak yang tertindas.”
Sehingga menurut saya untuk meredam dan melenyapkan faham PKI di bumi indonesia ini yang harus perlu dilakukan adalah:
    1.       Seluruh umat beragama di Indonesia, seluruh lembaga keamanaan (TNI, polri, Satpol PP, Hansip, dan semacamnya), seluruh organisasi mahasiswa (PMII, HMI, GMNI, dll), seluruh elemen masyarakat yang lainnya harus menjadikan faham dan gerakan pengaruh PKI gaya baru sebagai MUSUH BERSAMA. Karena kebangkitan PKI gaya Baru dapat memecah NKRI.
    2.       DPR harus mengesahkan rancangan undang-undang Anti Komunisme. Yang salah satu isi intinya adalah melarang pembelaan-pembelaan terhadap faham komunisme,  menghapus organisasi atau lembaga yang tidak berlandaskan pancasila atau tidak berlandaskan pada agama tertentu, dan
    3.       Mempersempit Gerak orang-orang yang tidak memiliki semangat kesatuan terhadap keutuhan NKRI!!!!

24 komentar:

  1. apa yang salah dengan Ideologi komunis...?

    BalasHapus
  2. komunis itu ideologi, atheis itu kepercayaan...2 hal yg berbeda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ideologi yang anti agama dinegara beragama.??? Yang sila pertamanya aja keTuhanan yang maha esa..!!!! Inget dulu , komunis itu belum tentu atheis, namun atheis pasti komunis.. Skarang makin nampak kalau komunis memang murni atheis.. Kelihatan banget segitu benci nya dengan pemuka agama.!!!! Situ Mau bangga jadi bagian atheis.??

      Hapus
    2. anda orang beragama, khususnya islam coba tengok dan luangkan waktu nonton ini..... https://www.youtube.com/watch?v=rg6YUa4RSik

      Hapus
  3. Saya sedih ternyata Indonesia memiliki SDM yang sangat rendah kualitasnya.
    benar kata orang diatas saya tidak ada hubungannya antara ideologi dan kepercayaan, komunis itu ideologi, atheis adalah kepercayaan.
    di negara lain tidak semua orang berideologi komunis itu atheis.
    gampang sekali orang2 kita di provokasi seperti ini, cobalah open mind.
    jangan melulu melihat gelas setengah terisi, coba sekali kali melihat gelas setengah kosong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. orang bodoh gampang terjerumus,orang sok pintar mudah tersesat,orang yang suka belajar lebih berhati-hati,orang pandai lebih banyak bertindak daripada bicara.

      Hapus
  4. Mas I Putu...jangan lupakan sejarah...jasmerah...

    kalau anda berideologi komunis...katakan saja bahwa anda komunis..agar menjadi tambahan catatan bangsa Indonesia...agar mereka berhati2 dr anda...itu kalau anda komunis..

    maka pelajari baik2 sejarah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ideologi komunis sama saja dg ideologi agama, tidak akan pernah lenyap dari atas dunia ini, kecuali semua penganutnya dibunuh, ideologi tidak akan tampak kalau tidak ada wadah yg resmi (legal) karena tanpa wadah maka aktivitas tidak akan ada, jangan kawatir selama komunisme dilarang dalam perundang-undangan negeri ini, saya jamin komunisme tidak akan merebak

      Hapus
  5. Hidup komunis. KomuNis itu ideologi kerakyatan, bukan atheis. Di cina dan rusia banyak masjid dan gereja. Komunis bukan fasis kayak anjing soeharto

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sinting,.!!! Kalau ada pembantaian pki jilid 2, gw doa in nih orang yang pertama kali di bantai..!!! Apa lo ngomong gak ngerti yang lo bahas kali ya.??? Dasar antek pki..!!! Untung gw bukan antek orba , tp lebih untung hati gw gak di butain sama pki kaya nih orang.!! Bangga amat gabung sama ideologi yang kebanyakan orangnya atheis.? Yang beragama juga cuma ktp..!!!

      Hapus
    2. Maut akan membuktikan padamu Tuhan itu benar-benar ada.

      Hapus
  6. Anjing soeharto yg bergaya fasi, otoriter Dan diktator bak penindas itu jauh lebih berbahaya, Sudah kejam, nindas, korup lagi ! Awas neo orba muncul lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Lebih ngeri nongol pki dari pada nongol orba.. Bisa jadi negara tanpa sila pertama... Hiiiii

      Hapus
  7. Enak jaman Orba sodara2... beras murah.. nyari kerja gampang.. yg jelekan pa harto kn anak2 bau kencur.. klo org2 tua mah bs merasakan.. justru dg reformasi indonesia ga maju2.. korupsi merakyat sampe tingkat RT.. haha

    BalasHapus
  8. waduh hari gini masih bahas idiologi. ingat setiap tindakan pasti ada konsekuensi nya.klu memang komonis itu bnr gk mungkin dibumi hanguskan. klu didasari dgn agama psti akn baik2 aja krn udh diatur cara hub manusia dgn manusia dn hub manusia dgn tuhan. ga main rampas aja.

    BalasHapus
  9. atheis itu bukan anti tuhan, hanya mereka para penganut atheis belum bisa menyempurnakan kalimat syahadat, la illaaha yg artinya tidak ada Tuhan, yg seharusnya Illallah yg artinya kecuali Allah, jd mereka jg g bersalah, cuma belum menemukan kelanjutan dari syahadat tersebut, maka tugas kita adalah memberikan pemahaman kalimat terakhir dari syahadat yg belum mereka temukan sehingga menjadi laa illaha illallah, yang artinya tidak ada tuhan selain Allah, dengan berbagai cara kita masing2

    BalasHapus
  10. ANEH YA YG KOMEN KADANG ANONIM YG KOMENTAR JG BANYAK YG KELIRU .. SEBENARNYA GAMPANG .. LIAT SITUS RESMI PEMERINTAH APA KOMUNIS DAN APA ATHEIS ... GT AJA KOK REPOT .. BEKAS TAHANAN POLITIK AJA GK NUNTUN SAKING TRAUMA NYA MEREKA ... KALIAN KOK RIBUT DAH DI IKHLASIN SAMA MEREKA ... SURGA BG YG DIANIAYA NERAKA BUAT PENGANIAYA ?/ SETUJU .. SAAT NYA BUAT PEMERINTAH PULIHKAN ANAK KETURUNAN MEREKA MEREKA BAGIAN DR BANGSA INI .. KATANYA INDONESIA .. YG RAMAH GILIRAN SAMA SAUDARA ... KERAS BANGET ANDA ..?? 32 TH DISIKSA SELESAI .. APA MASIH MAU KAMU NYIKSA MONGGO AJA ... ??? COBA TERJADI PAA ANDA ?? HEHEHEHE

    BalasHapus
  11. Jendral bamgsat mampuslu dibunuh pki selama perang malaysia dia malah ngesex, mabok, bersama para kafir inggris.... kiai pun kelakuannua sama saja meres dan doktrin masyarakat untuk mempuaskan nafsu bahananya...... lihatlah jepang dan china mereka maju karena mereka mendukung negaranya sendiri..... indonesia malah bawa tuhan, kitab suci, ideologi dan agama hanya untuk memenuhi hawa nafsu....

    BalasHapus
  12. Udah jangan mikirin pki, suharto atau masa lalu mereka pun sudah mati.... hidup susah phk dimana mana... mari kita memkkirkan bagimana cara menyambing hidup?, dan memberi kebahagiaan dan membuat mereka berguna dengan membirinya pekerjaan, aku mohon walaupun itu sejarah lupakanlah dulu....... pikirkanlah yang lebih baik untuk diri kita sendiri

    BalasHapus
  13. udh...pd ribut aja y, mending kita berpikir dari mana kita, buat apa kita hidup dan kemana setelah kita mati nanti...nah baru deh rasakan apa itu arti hidup...

    BalasHapus
  14. Apapun paham-nya, Mari kita tegakkan UUD 1945 dan Pancasila di Bumi Pertiwi ini. Bersatulah demi NKRI ..... !!!

    BalasHapus
  15. Menyadarkan seseorang atau lebih dari satu orang karena suatu ideologi merupakan hal yang tidak mudah ibarat seseorang yang dibaiat oleh gurunya meskipun ajaranya itu menyimpang dari norma .Akhir2 ini kan banyak berita anak hilang yang ditandai dengan model cuci otak ,terutama anak2 muda yang masih rawan dalam pergaulan meskipun pondasi keimannan nya kuat kalu sudah kena magic seperti ini sulit menghidar ,maka sebaiknya terhadap generasi kita adalah perlu mendapatkan wawasan yang luas terutama wawasan kebangsaan sehingga mereka dapat menimbang dalam menyadap pengetahuan sehingga dapat terhindar dari hal2 yang menyimpang termasuk ideologi yang tidak sesuai diterapkan dinegara ini.Tentang PKI sebetulnya banyak anggotanya yang bukan atheis atau beragama tetapi ajaran yang diterapkan oleh marxis dan lenin atau juga mao menghalalkan segala cara agar dapat berkuasa didalam negara dan ajaran ini akan hilang kalau pengaruh penganut ajaran ini dinegara asalnya berhenti mempengaruhi nya atau negara tsb mengganti ideologinya,selama mereka masih mempengaruhi ajaranya maka ideologi tsb tak akan hilang ,hanya tinggal kita bagaimana cara membentengi agar ajaran tsb tidak berkembang.Yang perlu diingat dan diwaspadai adalah semboyan PKI untuk berjuang meskipun tanpa bentuk.

    BalasHapus