Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner

Pengembangan Pendidikan Agama Islam

--- BUKU MURAH (ASLI bukan FOTOCOPY-AN/BUKAN BUKU BAJAKAN): " Buku MURAH BERKUALITAS hanya Rp.47.000,- (belum ongkos kirim. Ongkos kirim diperkirakan Rp. 18.000 - Rp. 35.000 tergantung lokasi pengiriman) berjudul PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: REINTERPRETASI BERBASIS INTERDISIPLINER (Yogyakarta: LKiS, 2015). Sebagai info harga buku ini di pasaran berkisar 70-90 ribu). Serta buku ini hanya dijual di toko buku daerah YOGYAKARTA saja.Info lebih lanjut hubungi: 08563-350-350 (11 digit)”---

Saturday, May 4, 2013

Contoh Skripsi Penelitian Tindakan Kelas BAB V Penutup


Buku A. Rifqi Amin (pendiri Banjir Embun) berjudul: 


 
 
 IMPLEMENTASI METODE CARD SORT DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAQ SISWA KELAS X-1 MAN PRAMBON TAHUN PELAJARAN 2010/2011
 
BAB V
PENUTUP

 

A.    Kesimpulan

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi metode Card Sort pada mata pelajaran Aqidah Akhlaq dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X-1 MAN Prambon. Hal ini ditunjukkan dengan hasil tindakan yang melalui 3 siklus yang sebelumnya terdapat pra siklus yaitu sebelum menerapkan metode Card Sort yang  dijadikan sebagai perbandingan ketika siklus yaitu setelah menerapkan metode Card Sort. Prosentasi ketuntasan belajar pada pra siklus 65% meningkat 17% dalam siklus I yaitu 82%. Dan terjadi peningkatan pula pada siklus II sebesar 15% dengan ketutasan belajar  sebesar 97%, dan pada sikus III ketuntasan belajar menjadi 100% dengan prosentase peningkatan sebesar 3%.

B.     Saran

Setelah memperhatikan kesimpulan di atas maka selanjutnya peneliti memeberi saran sebagai berikut:
1.      Hendaknya guru memberi pemahaman awal kepada siswa tentang metode pembelajaran baru seperti Card Sort. Hal ini sangat penting karena akan menentukan proses pembelajaran selanjutnya.
2.      Ketika proses diskusi berlangsung sangat penting bagi guru untuk mengawasi siswanya agar pembelajaran bisa maksimal.
3.      Ketika ada yang gugup dalam berdiskusi maka tugas guru adalah membimbing siswa yang mengalami kesulitan.
4.      Hendaknya guru mempersiapkan pembelajaran materi Aqidah Akhlaq yang kreatif agar siswa tidak merasa jenuh dalam proses KBM.
5.      Guru dapat membentuk situasi pembelajaran yang menyenangkan, dan diharapkan guru dan siswa bisa berbaur bersama-sama menjadi satu dalam pembelajaran ketika berlangsung. Karena hal ini akan terlihat lebih bersahabat dan bisa menemukan ide yang menyenangkan dalam pembelajaran. Sehingga tercapai tujuan dalam proses balajar mengajar dengan baik.

No comments:

Post a Comment