Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner

Pengembangan Pendidikan Agama Islam

--- BUKU MURAH (ASLI bukan FOTOCOPY-AN/BUKAN BUKU BAJAKAN): " Buku MURAH BERKUALITAS hanya Rp.47.000,- (belum ongkos kirim) berjudul PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: REINTERPRETASI BERBASIS INTERDISIPLINER (Yogyakarta: LKiS, 2015). Sebagai info harga buku ini di pasaran berkisar 70-90 ribu). Info lebih lanjut hubungi: 08563-350-350 (11 digit)”---

Wednesday, July 17, 2013

ABSTRAKSI TESIS: Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum (Studi Kasus di Universitas Nusantara PGRI Kediri)



ABSTRAKSI TESIS

A. RIFQI AMIN, Pembimbing Dr. H. ANIS HUMAIDI, M.Ag dan Dr. MOH. ASROR YUSUF, MA: Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum (Studi Kasus di Universitas Nusantara PGRI Kediri), Program Studi Pendidikan Agama Islam, Program Pascasarjana, STAIN Kediri,  2013.

Kata kunci: Sistem Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Perguruan Tinggi   Umum.

Sistem pembelajaran adalah satu kesatuan utuh dari beberapa komponen untuk tercapainya tujuan pembelajaran. Namun pengelolaan sistem pembelajaran oleh dosen Pendidikan Agama Islam tidak bisa lepas dari komponen dan pengaruh yang lain. Misalnya tersedianya fasilitas atau sarana dan prasarana pembelajaran PAI, daya dukung dari pengelola kampus, pengaturan serta pengelolaan seluruh dosen Pendidikan Agama Islam secara formal dan profesional, dan kondisi sumber daya manusia yang ada di lingkungan kampus. Penelitian ini bermaksud untuk ditemukannya sistem pembelajaran Pendidikan Agama Islam di UNP Kediri sebagai Perguruan Tinggi Umum yang dirumuskan ke dalam sub fokus penelitian tentang Materi Pembelajaran PAI, Kompetensi mahasiswa yang diharapkan setelah mengikuti mata kuliah PAI, Strategi Pembelajaran PAI, dan evalusai pembelajaran PAI. 

Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif yang berjenis studi kasus yang bersifat intstrinsik, dengan kasus tunggal yaitu institusi perguruan tinggi. Pendekatan ini digunakan karena sesuai dengan karakteristik objek penelitian dan lokasi penelitian. Dalam pengumpulan data digunakan metode observasi peran serta, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah kata-kata dan tindakan dari subjek penelitian yang meliputi Dosen PAI, mahasiswa, dan pengelola atau pejabat kampus. Sedang sampel penelitian yang digunakan adalah adalah sampel terpilih atau tidak acak (purposive sampling) dengan teknik snowball sampling. Untuk pengecekan keabsahan (kredibilitas) data digunakan perpanjangan penelitian, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Kemudian data yang didapat dari informan dan responden direduksi dan diklasifikasikan menurut katagori, tema, pola, dan topik pembahasan. Dan analisis data dilakukan selama dan setelah pengumpulan data dengan pereduksian atau penataan data secara sistematis yang dilanjutkan dengan pencarian makna untuk disimpulkan dengan penggunaan logika, etika, dan estetika.

Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa: (1) Materi Pembelajaran PAI di UNP Kediri yang diberikan oleh Dosen kepada mahasiswanya meliputi materi pokok, materi yang disesuaikan dengan prodi, dan materi yang bermuatan semi-multikulturalisme. Secara umum penataan dan pemetaan materi PAI belum diberlakukan secara terstruktur dan terorganisir. Artinya belum ada kesepakatan bersama yang dirupakan dengan buku materi pokok yang dijadikan acuan secara formal bagi seluruh dosen PAI dan mahasiswa, sehingga dalam penetapan materi yang akan diajarkan masih diacu dari perguruan tinggi lain belum tentu cocok diterapkan di UNP Kediri. Sedang sebagian dosen lain mengembangkan materi mereka sendiri sesuai dengan program studi dan kondisi mahasiswa yang sudah disesuaikan dengan Keputusan Dirjen Dikti Depdiknas Tahun 2006. (2) Kompetensi mahasiswa yang diharapkan setelah mengikuti pembelajaran PAI di UNP Kediri lebih ditekankan pada kemampuan dan konsistensi dalam pengimplementasian nilai-nilai ajaran Islam baik ajaran Ibadah  maupun ajaran moral yang ditujukan untuk mencari keridhoan Allah SWT. Secara spesifik kompetensi yang diharapkan tersebut meliputi kemampuan dalam bertauhid, kompetensi berakhlak, dan kompetensi dalam pemecahan masalah sosial keagamaan terkini dengan rasionalitas. (3) Strategi Pembelajaran PAI di UNP Kediri yang digunakan berbeda dengan Perguruan Tinggi Agama Islam, mengingat kondisi latar belakang mahasiswanya juga berbeda pula. Oleh karena itu strategi yang digunakan oleh Dosen dalam pembelajaran PAI meliputi keluwesan aturan dalam pengelolaan kelas, lebih diutamakan pemberian keteladanan, penyampaian materi pembelajaran yang kontekstual, dan pembiasaan kepada mahasiswa untuk berlogika. (4) Evaluasi Pembelajaran PAI di UNP Kediri diterapkan sesuai atau paralel dengan materi kuliah yang telah disampaikan, kompetensi mahasiswa yang diharapkan, dan stertegi pembelajarannya. Yang mana evaluasinya lebih diutamakan pada aspek afektifnya. Penekanan aspek afektif digunakan karena mata kuliah PAI adalah mata kuliah terapan, sehingga yang dinilai cenderung pada kemampuan mahasiswa dalam penerapan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan mereka sehari-hari di dalam kelas. Misalnya kesopanan mahasiswa kepada dosen, minat dan antuasias mahasiswa kepada mata kuliah PAI, dan kebiasaan mahasiswa dalam pengucapan salam.

No comments:

Post a Comment