Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner

Pengembangan Pendidikan Agama Islam

--- SELALU ADA YANG BARU DI BLOG BANJIR EMBUN: "Kami Mengucapkan Terima Kasih Atas Kunjungan Anda. Bila butuh bantuan atau ada pertanyaan silakan hubungi ke nomor 08563350350 atau kirim email ke: banjirembun@yahoo.co.id subjek: BanjirEmbun Menjawab”---

Senin, 23 September 2013

Udin, Paijah, dan Bento



PERINGATAN!: puisi ini hanya untuk kalian yang sudah berumu 20 Tahun ke atas. Selain itu juga tidak diperkenankan untuk dibaca bagi anda yang tidak suka kebebasan dalam menulis puisi. Dalam puisi ini mengandung kata-kata yang tidak pantas diucapkan di depan anak di bawah umur 17 tahun.

Udin, Paijah, dan Bento

Oleh: Sang Banjir Embun

Si Bento tertawa hitam
Paijahpun terpekik kurus
Sedang Udin Si Bangka Keranjang
Mereka tersatu dalam kubangan
               
Udinpun mendekte Paijah dan Bento
Namun Bento sicerdik picik
Dan Paijah si Penjilat pantai
Itulah si bangsat yang terbangsat
3 ekor pembangsat tatanan

Paijah yang bermuka dua
Bento yang licik dan porno
Udin menjadi Kyai pembangkang Agama
3 Gerombol Penjahat Kehidupan
Pensiksa batin manusia

Udin, Paijah, dan Bentolah bangsatnya
Pecundang kehidupan yang beringas
Menata-nata untuk membuang
Menyusun-susun untuk melempar
Dan akhirnya kalianlah yang terbuang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar