--- SELALU ADA YANG BARU DI BLOG BANJIR EMBUN: "KAMI TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN MATERI DARI AKTIVITAS ANDA DI BLOG INI. BLOG BANJIR EMBUN ADALAH BLOG SOSIAL, BUKAN BLOG BERORIENTASI KEUNTUNGAN MATERI (LABA). Terima kasih atas kunjungan Anda”---

Kamis, 12 September 2013

Upaya untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar



 Upaya untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar

 
Oleh:
Agus Puguh Santosa
 
(Penulis adalah Alumni Mahasiswa Pascasarjana (S2) STAIN Kediri Tahun 2013)
 
 Sumber foto: Koleksi Pribadi Agus Pugoh Santoso



Belajar pada dasarnya merupakan usaha untuk mencapai perubahan tingkah laku sesuai dengan yang diinginkan. Berkenaan dengan hal tersebut, Slameto mengemukakan upaya-upaya yang dapat dilakukan guna meningkatkan aktivitas belajar siswa sehingga menjadi lebih efektif. Upaya tersebut adalah:
a.       Perlunya bimbingan, sebab bimbingan diperlukan mengingat belajar itu merupakan proses yang kompleks.
b.      Kondisi dan strategi belajar, yaitu menyiapkan kondisi internal dan eksternal di dalam proses belajar, serta menentukan strategi belajar yang tepat.
c.       Penggunaan metode belajar yang tepat, yang meliputi pembuatan jadwal, cara membaca, mencatat, konsentrasi serta mengerjakan tugas yang ada.[1]
Dalam kaitannya dengan upaya peningkatan aktivitas di sekolah melalui program bimbingan, maka I Djumhur dan Muh. Surya mengatakan:
Guru adalah tokoh kunci dalam kegiatan-kegiatan bimbingan yang sebenarnya di dalam kelas. Guru selalu berada dalam hubungan yang erat dengan muridnya. Ia banyak mempunyai kesempatan untuk mempelajari murid, mengawasi tingkah laku dan kegiatannya, -dan apabila ia teliti serta menaruh perhatian-, ia akan dapat mengetahui sifat-sifat muridnya, kebutuhannya, minatnya, masalah-masalahnya, dan titik-titik kelemahan serta kekuatannya.[2]

Di samping dengan upaya di atas, peningkatan aktivitas belajar juga dapat dilakukan dengan meningkatkan motivasi belajar siswa, sebab motivasi itu menentukan intensitas belajar siswa.[3]
Upaya-upaya tersebut selain dilakukan oleh guru, juga bisa dilakukan oleh pihak-pihak lain yang terkait dengan aktivitas belajar siswa seprti orang tua, masyarakat dan lain sebagainya.


[1] Slameto, Belajar dan Faktor, 73-87
[2] I. Djumhur dan M. Surya, Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah (Bandung: CV Ilmu, 1975), 27
[3] Sardiman, Interaksi dan Motivasi, 84

0 komentar:

Poskan Komentar