Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner

Minggu, 24 November 2013

Puisi: Merana



Merana


Oleh: A. Rifqi Amin

Aku takut tersiksa
Aku takut teraniaya
Aku takut terkalahkan
Aku takut terpinggirkan
Dan aku takut terpedihkan

Hidup ini merana
Ke sana ke mari tercaci
Terhegemoni tragedi
Terbetulkan kepalsuan nikmat
Terjanjikan kebahagiaan sesaat

Ini cerita kesakitanku
Tertendang dan teracuhkan
Terima apa adanya
atau basa basi melawan

ini tragedi cinta
terlumuri kegagalan
penolakan dan acuhan
ternistakan marahan

Saranku kawan
Perempuan itu kepahitan
Perempuan itu kesedihan
Perempuan itu keegoisan
Carilah selain yang itu
Maka kamu tersenyum

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar