Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner

Pengembangan Pendidikan Agama Islam

--- SELALU ADA YANG BARU DI BLOG BANJIR EMBUN: "Kami Mengucapkan Terima Kasih Atas Kunjungan Anda. Bila butuh bantuan atau ada pertanyaan silakan hubungi ke nomor 08563350350 atau kirim email ke: banjirembun@yahoo.co.id subjek: BanjirEmbun Menjawab”---

Kamis, 16 Januari 2014

Tahap-tahap Penelitian pada Tesis



Tahap-tahap Penelitian


 Oleh: A. Rifqi Amin
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ingin contoh tesis secara lengkap? Jangan kuatir kami tahu keinginan anda, berikut ini adalah Menu lengkap dari:
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------       




Penelitian ini menggunakan beberapa model pentahapan milik Moelong[196], serta Djam’an Satori dan Aan Komariah[197] yang penulis elaborasikan menjadi satu yaitu sebagai berikut:
1.    Langkah paling awal adalah penelaahan paradigma yang dipakai dalam penelitian; penentuan pendekatan penelitian, penetapan topik, dan pengidentifikasian beberapa bakal calon lokasi penelitian yang dipandang cocok.
2.    Penelahaan isu-isu empirik/fenomena dengan cara penelitian pendahuluan (studi pendahuluan); dilakukan observasi dan wawancara seperlunya kepada mahasiswa, dosen, dan pembuat kebijakan yaitu Pembantu Rektor I UNP Kediri. Penelitian pendahuluan ini dilakukan untuk penggalian dan penemuan kasus atau fenomena-fenomena yang unik, memiliki kelebihan, atau memiliki ketidak sesuaian (masalah).
3.    Penetapan fokus penelitian; menilai kasus pokok bagaimana yang paling unggul dan layak untuk diteliti di UNP.
4.    Tahap sebelum lapangan (sebelum penelitian yang lebih mendalam); penyusunan proposal yang meliputi kegiatan pengkajian teori melalui bahan-bahan tertulis di buku maupun elektronik (internet), penentuan teknik pengumpulan data, pemilihan informan, serta penyiapan instrumen pedoman penelitian. Kemudian menghubungi lokasi penelitian dengan menyertakan surat izin dari kampus disertai proposal tesis, dan ditindak lanjuti dengan pengembangan desain.
5.    Tahap pekerjaan lapangan (penelitian sebenarnya); pengurusan izin penelitian di lokasi penelitian kepada pejabat berwenang lokasi penelitian, menemui gate keeper, ditindak lanjuti dengan pengumpulan data/informasi yang terkait dengan fokus penelitian, melakukan pencatatan data dengan berbagai instrumen pengumpulan data, dan berbaur dengan lingkungan lokasi penelitian sambil mengumpulkan data atau catatan di lapangan.
6.    Tahap analisis data; meliputi analisis data, reduksi data, pengkatagorian data, pengecekan keabsahan data, dan pemberian makna.
7.    Pemaparan hasil temuan penelitian; pendeskripsian, pembahasan, dan penyimpulan hasil penelitian yang meliputi pemaparan implikasi dan pemberian rekomendasi.
8.    Tahap penulisan laporan; meliputi kegiatan penyusunan hasil penelitian, perbaikan hasil penelitian, dan kemudian dilakukan pertanggungjawaban hasil penelitian di ruang ujian tesis.


[196]Moleong, Metodologi Penelitian Kulaitatif,  84-103.
[197]Djam’an Satori & Aan Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif  (Bandung: Alfabeta, 2011), 82-83.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar