--- SELALU ADA YANG BARU DI BLOG BANJIR EMBUN: "KAMI TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN MATERI DARI AKTIVITAS ANDA DI BLOG INI. BLOG BANJIR EMBUN ADALAH BLOG SOSIAL, BUKAN BLOG BERORIENTASI KEUNTUNGAN MATERI (LABA). Terima kasih atas kunjungan Anda”---

Selasa, 18 Maret 2014

Contoh Kata Pengantar pada Buku




Kata Pengantar

Maha Puji Allah SWT atas segala karunia-Nya sehingga buku ini bisa diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Selain itu tak lupa bacaan salawat patut diucapkan untuk Nabi Muhammad SAW sebagai manusia yang berpengaruh besar pada peradaban manusia hingga menjadi sekarang ini. Agama Islam beserta ajaran-ajarannya yang sejuk, damai, menjadi kabar gembira, dan sebagai pedoman hidup telah mengalami perkembangan yang pesat. Baik dari segi kuantitas dan kualitas secara umum hampir di seluruh dunia pada akhir-akhir ini. Semoga Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan kandungan nilai-nilai luhur agama Islam juga semakin mengalami perkembangan yang sangat pesat secara kuantitas dan kualitas di Perguruan Tinggi Umum (PTU). Semoga pula kemudian hari ditemukan banyak ilmuwan Muslim yang aktif dalam penciptaan dan pengembangan IPTEK serta diakui oleh dunia yang murni berasal dari Perguruan Tinggi di Indonesia. Aamiin
Negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa serta mayoritas penduduk di Indonesia adalah beragama Islam. Namun pendidikan agama (juga Pendidikan Agama Islam) di lembaga pendidikan umum termasuk pada Perguruan Tinggi Umum belum terdapat posisi yang diharapkan oleh sebagian kalangan. Hal ini terutama dalam sistem pembelajarannya, legitimasi dari lingkungan kampus, dan porsi jam mata kuliahnya. Walaupun tak dipungkiri adakala ditemui fasilitas dan berbagai kegiatan keagamaan Islam di kampus PTU. Misalnya tersedianya Masjid, laboratorium PAI, buku bernuansa agama Islam, ekstrakurikuler (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang bernuansa Islam, dan diadakan kegiatan keagamaan seperti pengajian. Ataupun bentuk kegiatan ilmiah dan formal yang bernuansa Islam, salah satu contohnya diadakan pembekalan keagamaan bagi mahasiswa baru saat dilaksanakan proses orientasi (OSPEK).
Buku ini hadir sebagai solusi dalam pembukaan tabir bagi kaum pesimisme atas berbagai kritikan, pandangan sinis, dan kecurigaan dari kalangan tertentu terhadap ketidak seriusan PTU dalam pelaksanaan pembelajaran PAI. Mengingat masih banyak ditemui nasib dosen PAI di PTU terutama yang pegawai suasta dari segi kesejahteraan, kompetensi, hak administrasi, dan hak lainnya jauh tertinggal dibandingkan dengan dosen mata kuliah lainnya. Kalaupun ada dosen PAI punya kesejahteraan (kelayakan hidup sebagai Dosen), hal itu semata diperoleh dari usaha yang dilakukan diluar bidang pendidikan.
Apabila buku ini dilihat sekilas terutama dari judulnya maka dimungkinkan dalam hati pembaca akan berkata “buku tentang ini sudah banyak beredar.” Meskipun banyak ditemukan buku yang bertema sama dengan buku ini namun diharapkan buku ini bisa memberikan referensi warna tambahan bagi dunia PAI terutama pada PTU. Salah satu kelebihan buku ini adalah ada beberapa hal yang sulit atau bahkan tidak ditemukan dalam buku lain. Salah satunya buku ini membahas dengan detail tentang  “Pengertian Perguruan Tinggi Umum” dan mengkaji secara rinci tentang hubungan sebab akibat atau sesuatu yang menjadi pengaruh baik langsung maupun tidak langsung bagi sistem Pembelajaran PAI pada PTU.  Oleh karena itu saran khusus dari penulis untuk pembaca adalah sebelum membaca secara urut dari bab ke bab terlebih dahulu bacalah buku ini dengan cermat, menyebar, dan temukan dulu poin-poin yang lebih dibutuhkan. Diharapkan pembaca tidak hanya mengandalkan daftar isi saja untuk mencari poin penting, namum juga dibaca serta ditelusuri kalimat atau paragraf yang sekiranya menyentuh dan berada pada poin yang dibutuhkan. Sebab dimungkinkan ada beberapa kalimat, paragraf, maupun poin secara umum yang dibutuhkan oleh pembaca berada di BAB lain. Saran lain jika pembaca masih punya pertanyaan dari pernyataan dalam buku yang dikira janggal dan tidak ditemukan jawabannya pada kalimat atau paragraf selanjutnya maka lebih baik pembaca untuk mengulangi membaca bab sebelumnya.
Pembahasan buku ini didasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis pada rentang waktu bulan Desember 2012 sampai bulan Juni 2013. Adapun judul dari penelitian tersebut adalah “Sistem Pembelajaran PAI pada Perguruan Tinggi Umum (Studi Kasus di Universitas Nusantara PGRI Kediri)” dengan tebal 276 halaman belum termasuk halaman lampiran. Di mana struktur buku ini berisi empat BAB, adapun masing-masing BAB memiliki sub pembahasan teperinci dari tema pada BAB yang tersusun secara sistematis didasarkan pada tema besar yang dibahas. Oleh karena itu, dalam membaca buku ini dengan benar dan untuk mendapatkan kesimpulan yang utuh maka disarankan untuk membacanya secara urut dari BAB I hingga BAB IV tanpa ada loncatan.
Pada BAB I buku ini berisi tentang pendahuluan, secara garis besar membahas latar belakang, alasan, dan pentingnya PAI harus ada pada PTU. Tujuan dari pembahasan bab ini adalah agar pembaca bisa menemukan gambaran ideal tentang pelaksanaan mata kuliah PAI di PTU, landasan pentingnya membahas pelaksanaan PAI pada PTU, dan latar belakang atau alasan teoritis dari sumber terpercaya maupun dari keadaan realitas di lapangan. Fungsi bab ini  adalah menjadi dasar atau titik acuan bagi bab-bab selanjutnya, artinya pengembangan teori pada bab-bab selanjutnya didasarkan pada bab pertama ini.
BAB II berisi pembahasan tentang Sistem Pembelajaran PAI secara umum dan dibahas dengan detail beserta komponen-komponen yang mempengaruhinya. Secara garis besar pada bagian ini dikupas bagaimana ciri khusus sistem pembelajaran PAI secara umum termasuk faktor-faktor yang menjadi pengaruhnya. Serta perbedaan sistem pembelajaran PAI dengan sistem pembelajaran yang lainnya. Pembangunan teori “sistem pembelajaran PAI” dilakukan dengan cara runtut dari yang kecil-sederhana hingga yang besar-kompleks. Tujuan dibuatnya bab ini adalah supaya pembaca bisa memahami perbedaan antara “sistem pembelajaran PAI” dengan “pembelajaran PAI.”
BAB III adalah penggambaran tentang Pendidikan Agama Islam di PTU yang membahas secara detail tentang pengertian Perguruan Tinggi Umum. Serta perbedaan PTU dengan Perguruan Tinggi Agama (PTA) yang disertai contoh-contohnya dan perbedaan PAI di jenjang Pendidikan Dasar dan menengah dengan pembelajaran PAI pada PTU. Tujuan dibuatnya bab ini adalah diharapkan pembaca bisa memahami lebih mendalam bagaimana kedudukan, tantangan, dan hal-hal yang mempengaruhi sistem pembelajaran PAI di PTU baik langsung maupun tidak langsung.
Dan yang terakhir BAB IV berisi tentang Sistem Pembelajaran PAI pada PTU yang mendeskripsikan tentang empat komponen sistem pembelajaran PAI yaitu materi, tujuan, strategi, dan Evaluasi. Diharapkan pembaca bisa memahami implementasi secara teknis pembelajaran PAI di PTU yang disesuaikan dengan keadaan kampus, keadaan mahasiswa, dan keadaan masyarakat. Dengan kata lain bab ini mendeskripsikan bagaimana cara kesatuan dalam “sistem pembelajaran PAI” untuk melahirkan mahasiswa Islam yang produktif dalam penciptaan dan pengembangan IPTEK. Menjadi mahasiswa yang ramah pada realitas (kontekstual), hidup harmonis dalam perbedaan, punya keimanan yang kuat pada Allah SWT, berakhlak mulia, dan dalam pengambilan keputusan hidup lebih mengutamakan aspek afektifnya.
Oleh karena itu, agar hasil penelitian tersebut di atas tadi menjadi lebih bermanfaat maka perlu untuk ditulis ulang (dikonversikan) dalam bentuk buku. Dengan bentuk buku diharapkan bisa tersebar luas ke berbagai kalangan akademisi Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) maupun PTU melalui beberapa perpustakaannya. Penyebaran dalam bentuk buku akan lebih terpercaya dan mudah untuk dipertanggungjawabkan jika dibandingkan penyebaran referensi melalui internet. Apalagi sebuah buku yang diterbitkan oleh penenerbit berkompeten dan punya kredibilitas tinggi seperti Deepublish yang menerbitkan buku ini. Dengan demikian harapan diterbitkan buku ini adalah bisa menjadi referensi dan bahan pembanding bagi para dosen, mahasiswa, maupun para peneliti. Serta bagi siapapun yang suka membaca dan menyukai perkembangan ilmu pengetahuan yang sedang aktif dalam berbagai bentuk penulisan, pengerjaan Skripsi, pembuatan jurnal maupun artikel, dan kegiatan bermanfaat lainnya.
Dalam penyelesaian buku ini tidaklah semudah pembalikan telapak tangan. Mengingat buku ini adalah karya pertama dari penulis yang diterbitkan oleh penerbit yang memilik kelas dan diakui oleh banyak kalangan akademisi. Banyak ditemukan kendala dan kesulitan terutama yang bersifat teknis, misalnya penyusunan bahasa, format buku, dan keterbatasan pengalaman penulis dalam bidang penulisan buku. Selain itu dalam penyelesaiannya dibutuhkan kerja keras dan penuh kehatian-hatian karena ditargetkan bersih dari bentuk kejahatan ilmiah yaitu plagiarisme (mengutip tanpa disebutkan sumber hasil kutipannya). Namun semua kendala itu bisa menjadi mudah karena dibantu oleh tim dari penerbit Deepublish yang profesional sehingga semua kendala tersebut bisa diselesaikan dengan baik.
Sebagai penutup, apabila ada kesalahan itu hanya karena berasal dari penulis sendiri dan apabila ada kebenaran dan nilai manfaat dalam buku ini adalah semata-mata karena bantuan berbagai pihak serta tentunya atas sifat kasih-Nya Allah SWT. Pada akhirnya penulis ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada editor, petugas desain cover, petugas layout, dan kepada mas Rachmat Kozara beserta tim penerbit Deepublish lainnya yang telah bekerja keras dan berperan banyak untuk diterbitkannya buku ini secara layak. Sebuah keberuntungan bagi penulis telah mendapat bantuan orang-orang hebat seperti mereka sehingga buku ini bisa terwujud dan memadai untuk dibaca. Semoga Allah SWT membalas amal baik mereka dengan limpahan kesehatan, kesejahteraan, kebahagiaan, dan kematian yang khusnul khotimah. Aamiin.

Surabaya, 03 Februari 2013
                                    

A. Rifqi Amin

0 komentar:

Poskan Komentar