--- SELALU ADA YANG BARU DI BLOG BANJIR EMBUN: "KAMI TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN MATERI DARI AKTIVITAS ANDA DI BLOG INI. BLOG BANJIR EMBUN ADALAH BLOG SOSIAL, BUKAN BLOG BERORIENTASI KEUNTUNGAN MATERI (LABA). Terima kasih atas kunjungan Anda”---

Sabtu, 05 Juli 2014

Prediksi Pasangan Terpilih Pilpres 2014

Baca juga:


Prediksi Pasangan Terpilih Pilpres 2014



Dalam kehidupan sosial siapapun tidak boleh dilarang memberikan prediksi terhadap suatu hal. Entah itu mengenai skor, fenomena, atau siapapun yang akan menjadi “apa” atau nomer berapa. Terlebih di zaman kebebasan berpendapat dan berekspresi seperti sekarang ini. Tentu senyampang semua tindakan tersebut tidak melanggar hukum dan moral-agama. Oleh karena itu, dalam konteks Pilpres 2014 maka tulisan ini akan menganalisis seberapa besar presentase peluang Prabowo-Hatta dipilih mayoritas rakyat Indonesia.
Satu hal yang perlu diperhatikan, salah satu yang menjadi dasar analisis prediksi ini adalah adanya temuan puluhan alasan mengapa harus memilih Prabowo. Dari berbagai argumen dasar tersebut, tak mengherankan bila rakyat lama-kelamaan mulai sadar. Salah satu bentuk nyatanya, rakyat mulai mengetahui “kebenaran” tentang bagaimana perbandingan kualitas kepemimpinan kedua capres. Meski harus diakui keduanya memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing.
Di sisi lain, patut diapresiasi bahwa rakyat sudah rasional dan cerdas untuk mengetahui kebenaran tentang sepak terjang sosok pemimpin yang berlagak seperti artis "Tukul" Arwana. Yakni, capres yang mengesankan diri di mata rakyat, bahwa hanya dirinyalah yang “statusnya” teraniaya oleh aksi kampanye hitam. Sedangkan capres lain yang sebenarnya juga menjadi korban “aniaya” kampanye hitam secara halus selalu dikesankan di media sebagai “penjahat.”
Kenyataannya rakyat tak bergeming dengan strategi “nakal” itu. Harus diakui, kecerdasan dan ketelitian yang dipunyai rakyat pada Pilprers 2014 ini semakin kentara adanya. Hal itu salah satunya yang membuat “pemilih mengambang” berputar haluan, yang awalnya lebih “condong” melirik Jokowi menjadi lebih tegas dan berani memili Prabowo. Asumsinya, rakyat telah peka dalam membedakan mana pemimpin yang tegas-konsisten dan mampu membesarkan partai politiknya, serta mana yang hanya dibesarkan (dipermak) oleh partai politiknya. Terlebih lagi dalam konteks ideologi tertentu, Prabowo terbebas dari isu bahaya radikalisme komunis di Indonesia .
Lebih lanjut, sebagaimana telah diketahui bahwa figur Prabowo tak terbantahkan dalam rajutan sejarah panjang. Dengan kenyataan itu, sesungguhnya kampanye hitam yang terus menerus menggempurnya tak akan mempan mengkaburkan sifat kesatria Prabowo. Hal lainnya, jiwa Prajurit yang senantiasa setia pada rakyat dan selalu melekat pada sosoknya membuat Prabowo pantas bergelar bapaknya rakyat kecil.
Bagaimanapun semua kelebihan, prestasi, dan pengalaman dari Prabowo-Hatta telah sampai dan melekat di hati sanubari mayoritas kalangan masyarakat. Tentu semua itu bisa terwujud karena "mesin" Prabowo menggundakan cara cerdas. Dari usaha yang telah mereka lakukan itu, menjadikan elektabilitas Prabowo-Hatta mampu mengungguli Jokowi-JK. Apalagi setelah pasangan Prabowo-Hatta menemui Presiden SBY, diperkirakan elektabilitasnya akan semakin tinggi. Hal itu sebagai simbol “halus” bahwa SBY memberikan restu kepada mereka.
Dari pemaparan di atas, saya A. Rifqi Amin sebagai inisiator “Banjir Embun” mendukung Prabowo, menyimpulkan bahwa capaian yang akan diperoleh pasangan Prabowo-Hatta dalam Pilpres 9 Juli nanti diprediksikan berangka sekitar antara:


55,1111% - 63,1111%


Akhirnya, semoga pelaksanaan Pilpres 2014 berjalan damai, supaya demokrasi Indonesia bisa semakin matang. Dengan terpilihnya presiden baru diharapkan pemberantasan korupsi bisa berjalan secara masif. Serta diharapkan pelaksanaan pendidikan karakter dan Transparansi di dunia pendidikanbisa berjalan nyaman. Tentu untuk pelaksaan revolusi mental bagi para pejabat revolusi mental bagi para pejabat yang sebagian masih berjuluk “sampah terhormat” juga bisa segera terwujud.(BanjirEmbun/05/07/2014)

Agar tidak terlalu tegang serta untuk menyejukkan suasana maka artikel ini juga memprediksikan negara yang akan menjadi pemenang Piala Dunia adalah BELANDA. He... he... he.... Salam damai

Siapapun Presiden terpilih kita harus mendukungnya.....

Anarkisme hanya akan merugikan negara kita.....


Pemimpin membangun negara dengan karakter kepemimpinnya....
Rakyat membangun negeri dengan karakter Kerakyatannya....
Sedangkan kita membangun bangsa Indonesia dengan tulisan kita.....

Salam Banjir Embun......

0 komentar:

Poskan Komentar