--- SELALU ADA YANG BARU DI BLOG BANJIR EMBUN: "Kami Mengucapkan Terima Kasih Atas Kunjungan Anda. Bila butuh bantuan atau ada pertanyaan silakan hubungi ke nomor 08563350350 atau kirim email ke: banjirembun@yahoo.co.id subjek: BanjirEmbun Menjawab”---

Kamis, 28 Mei 2015

Sinopsis Buku "Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner"



 BUKU-BUKU KARYA A. RIFQI AMIN TERBEBAS DARI KEJAHATAN ILMIAH (UTAMANYA PLAGIASI)!!!

 

DOWNLOAD BAGIAN BUKU TERSEBUT 

FORMAT PDF  >> di sini <<





Link Terkait buku A. Rifqi Amin:


Lihat juga resensi buku pertama A. Rifqi Amin berjudul: Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum"

Judul                          :           “Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi
                                                 Berbasis Interdisipliner”
Pengarang                  :  A. Rifqi Amin M.Pd.I
Rancang sampul        :  Ruhtata
Setting/Layout           :   Ahmat
Tebal                          :  xxviii + 288 halaman         
Ukuran                       :  23 x 15,5 cm (ukuran UNESCO)
Penerbit                      :  LKiS Yogyakarta
Tahun Terbit              :  Juni, 2015 
ISBN                          :  602-0809-11-0
ISBN 13                     :  978-602-0809-11-3
Harga                         :  Rp. 80.000,-
Kata Pengantar Ahli :  Prof. Dr. H. Muhaimin, MA


Lihat display buku ini silakah klik "Display Foto Asli" "Display Halaman Pdf"

PEMESANAN BUKU DAPAT MENGHUBUNGI 0857 33 40 40 44
KHUSUS DAERAH JAWA PENGIRIMAN PAKET BUKU GRATIS!!!
LUAR JAWA BIAYA PENGIRIMAN PAKET BUKU HANYA RP. 20.000,-

Sinopsis

Buku ini merupakan pengantar atau kajian awal bagi siapa pun yang hendak mengembangkan Pendidikan Agama Islam (PAI) dari berbagai sudut pandang; filsafat, psikologi, sosiologi, dan institusi. Tujuannya adalah agar Pendidikan Agama Islam dapat berkembang secara dinamis di tenggah krisis kebangsaan yang mutlidimensi.

Sungguh pun demikian, bukan berarti pengembangan PAI bisa dilakukan secara serampangan. Yakni, mengadopsi segala hal yang datang dari “luar” tanpa seleksi yang cermat. Bagaimanapun, PAI masih dihadapkan pada permasalahan dan kenyataan yang kompleks. Di antaranya persoalan normatif-ideologi, perbedaan kondisi alam, ekonomi, sosio-kultural, dan kesiapan semua pihak terutama masyarakat dalam menghadapi perubahan-perubahan. Bisa dikatakan, pengembangan sistem pendidikan Islam akan banyak menyentuh dimensi-dimensi normatif-ideologi, filosofis, psikologis, sosiologis, historis, kultural, ekonomi, dan bahkan kebijakan politik.

Dalam usaha mengatasi persoalan-persoalan di atas, penulis mencoba memberikan tawaran-tawara gagasan tentang pengembangan PAI dari berbagai perspektif. Selain itu, penulis berharap buku ini bisa menjadi titik tolak dan landasan yang kokoh bagi pelaksana Pendidikan Agama Islam, pengembang, dan penentu kebijakan pendidikan dalam mengembangkan serta menyelenggarakan program PAI, baik di sekolah-sekolah, madrasah, pesantren maupun di perguruang tinggi.

Buku ini sangat penting dibaca oleh guru dan dosen untuk dijadikan salah satu sumber referensi dalam pengembangan PAI baik secara praktis maupun konsep. Serta tentunya amat bermanfaat bagi kepala madrasah dan pengelola lembaga pendidikan berbasis Islam di antaranya sebagai pedoman dalam pengambilan kebijakan pendidikan Islam. Adapun bagi mahasiswa selain sebagai referensi dalam menyelesaikan tugas kuliahnya, buku ini dapat menjadi bahan dalam pengembangan potensi dan wawasan ke-PAI-an.

Secara rinci sasaran konsumen buku ini adalah:
1.    Mahasiswa S1 prodi PAI (Pendidikan Agama Islam)
2.    Mahasiswa S1 Prodi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiah)
3.    Mahasiswa S2 Prodi PAI
4.    Mahasiswa S2 Prodi PGMI
5.    Mahasiswa S2 Prodi MPI (Manajemen Pendidikan Islam)
6.    Peneliti atau penulis yang fokus di bidang pengembangan PAI
7.    Pendidik PAI di lembaga Pendidikan umum
8.    Semua pendidik dan pengelola lembaga pendidikan Islam
9.    Seluruh kalangan yang peduli terhadap pengembangan PAI

Catatan: Segala penulisan istilah (kata) yang digunakan dalam buku ini semuanya sesuai dengan istilah-istilah yang ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dengan asumsi, segala istilah (kata) kecuali nama orang, tempat, dan semacamnya yang tidak ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia penulisannya dicetak miring (italic).

1 komentar: