--- SELALU ADA YANG BARU DI BLOG BANJIR EMBUN: "KAMI TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN MATERI DARI AKTIVITAS ANDA DI BLOG INI. BLOG BANJIR EMBUN ADALAH BLOG SOSIAL, BUKAN BLOG BERORIENTASI KEUNTUNGAN MATERI (LABA). Terima kasih atas kunjungan Anda”---

Jumat, 12 Februari 2016

AWAS organisasi FPI telah disusupi, menjadi anggota FPI tidak lagi karena ideologi


Inilah bukti bahwa ada oknum yang masuk FPI bukan karena faktor ideologi. Mungkinkah FPI telah disusupi kepentingan.... bacalah teks di bawah ini sampai selesai.

Sumber: http://m.okezone.com/read/2016/02/11/338/1309534/dijaga-anak-macan-kalijodo-sulit-disentuh?=utm_source=br

Dijaga "Anak Macan", Kalijodo Sulit Disentuh


JAKARTA – Kalijodo di Penjaringan, Jakarta Utara, kini kembali menjadi sorotan usai Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), hendak menertibkan kawasan tersebut. Sebenarnya, penertiban kawasan tersebut merupakan isu lama. Namun, hingga kini tak kunjung direalisasikan.

Kalijodo yang dikenal sebagai lokalisasi prostitusi dan perjudian tersebut cukuplah ‘aman’ bagi mereka yang menjalankan bisnisnya. Tamu-tamu yang ingin bersenang-senang di kawasan itu juga tak perlu menghiraukan akan keamanan di sana. Hal ini karena Kalijodo ‘dijaga’ oleh para penguasa kawasan tersebut.

Dari penelitian yang dilakukan Idham Azis tentang ‘Organisasi Arkan Malik dalam Pengelolaan Judi di Kelurahan 'X' Jakarta’ yang dikutip dari 'Geger Kalijodo'disebutkan ada kelompok "Anak Macan". Berdasarkan strukturnya, kelompok ini ada di tempat terbawah dalam organisasi penguasa di Kalijodo.

Meski berada di tingkat terbawah, "Anak Macan tersebut memiliki tugas besar dalam menjaga keamanan di Kalijodo. Kelompok ikut mengawasi perjudian maupun praktek prostitusi. Mereka tak segan-segan ditempatkan di barisan terdepan dalam ‘menghalau’ massa yang hendak menertibkan Kalijodo.

Bahkan dalam satu kasus, "Anak Macan" pernah mengusir ormas FPI yang hendak menertibkan kawasan tersebut.

"Saat itu, FPI lari tunggang-langgang masuk jalan tol setelah kewalahan menghadapi pasukan bersenjata tajam tersebut," seperti dikutip dari buku 'Geger Kalijodo’.

Tak hanya itu, untuk mengantisipasi penertiban lainnya, kelompok ini memasukkan anggotanya ke dalam ormas tersebut. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan informasi bila saja terjadi aksi penertiban sehingga penjagaan Kalijodo bisa dilakukan. (erh)

0 komentar:

Poskan Komentar