--- SELALU ADA YANG BARU DI BLOG BANJIR EMBUN: "KAMI TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN MATERI DARI AKTIVITAS ANDA DI BLOG INI. BLOG BANJIR EMBUN ADALAH BLOG SOSIAL, BUKAN BLOG BERORIENTASI KEUNTUNGAN MATERI (LABA). Terima kasih atas kunjungan Anda”---

Kamis, 13 Juni 2013

Faktor Pendukung dan Penghambat Pelaksanaan Pembelajaran

Terima kasih, blog Banjir Embun telah dipercaya untuk digunakan sebagai referensi karya tulis oleh beberapa akademisi dan calon ilmuwan muda. Berikut puluhan BUKTI blog Banjir Embun mendapat kepercayaan masyarakat ilmiah (ilmuwan):

<<  Puluhan bukti blog Banjir Embun mendapat kepercayaan masyarakat luas  >> 


Buku A. Rifqi Amin (pendiri Banjir Embun) berjudul: 



Faktor Pendukung dan Penghambat Pelaksanaan Pembelajaran

Menurut  Zuhairini  ada beberapa faktor pendukung dalam suatu   pembelajaran di antaranya adalah sikap mental pendidik, kemampuan pendidik, media, kelengkapan  kepustakaan, dan berlangganan  koran.[1]  Hal senada juga disampaikan Wina Sanjaya bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kegiatan proses system pembelajaran, di antaranya faktor guru, faktor siswa, sarana, alat, media yang tersedia, serta lingkungan.[2]
Dari kedua pendapat di atas dapat dijelaskan bahwa pendidik perlu memahami dan menguasai tentang inovasi pembelajaran sehingga mempunyai kesiapan mental dan kecakapan untuk melaksanakan berbagai pendekatan  dan model pembelajaran  untuk menunjang keberhasilan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Dengan kemampuan tersebut pendidik akan  mampu mengatur peserta didik dengan segala macam perbedaan yang dimilikinya. Selain itu juga dibutuhkan sarana dan prasarana yang meliputi media, alat dan sumber pembelajaran yang memadai sehingga pendidik tidak perlu terlalu banyak mengeluarkan tenaga dalam menyampaikan materi atau bahan pelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik demi tercapainya tujuan pembelajaran.
          Adapun faktor penghambat  dalam proses pembelajaran menurut  Zuhairini antara lain  kesulitan dalam menghadapi perbedaan karakteristik  peserta didik, perbedaan individu yang meliputi intelegensi, watak dan latar belakang, kesulitan menentukan materi yang cocok dengan  kejiwaan dan jenjang pendidikan peserta didik, kesulitan dalam menyesuaikan  materi  pelajaran dengan berbagai metode supaya peserta didik tidak segera bosan, kesulitan dalam memperoleh sumber dan alat pembelajaran,  kesulitan dalam mengadakan evaluasi dan pengaturan waktu.[3] Dengan demikian hambatan dalam pembelajaran sebagian besar disebabkan dari faktor pendidik yang dituntut  untuk tidak hanya mampu merencanakan PBM,  mempersiapkan bahan pengajaran, merencanakan media dan sumber  pembelajaran, serta waktu dan teknik penilaian terhadap prestasi siswa, namun juga harus mampu melaksanakan semua itu sesuai dengan program yang telah dibuat.


[1] Zuhairini, dkk., Metodologi Pendidikan Agama  (Jakarta: Ramadhani, 1993), 100.
[2] Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran,52.
[3] Zuhairini, dkk.. Metodologi Pendidikan Agama,100.

0 komentar:

Poskan Komentar